Hai Akhwat tangguh, para Single Fighter, Ibu-ibu mandiri, atau istri sholehah yang suaminya sibuk “jihad” mencari nafkah di belantara Jakarta.
Jujur deh, pasti ada momen di mana hati rasanya “cenat-cenut” kalau melihat postingan orang tawaf di Instagram. Kerinduan itu membuncah, air mata menetes, tapi kemudian logika kita langsung mengerem mendadak.
“Pengen banget ke sana, tapi suami belum bisa cuti.” “Saya janda, anak-anak sudah besar dan sibuk, masa saya berangkat sendiri?” “Saya belum nikah, nanti di sana siapa yang jagain? Takut ah, negeri orang.”
Dulu, stigma bahwa “Wanita Tidak Boleh Safar Tanpa Mahram” memang menjadi gembok besar yang mengunci niat ribuan wanita muslimah. Namun, zaman telah berganti, dan kemudahan dari Allah telah datang.
Artikel ini khusus kami tulis untuk memeluk kekhawatiranmu. Yuk, kita duduk sebentar dan luruskan benang kusut ketakutan itu satu per satu.
1. Kabar Gembira, “Pintu Langit” dan Imigrasi Sudah Terbuka Lebar
Mari kita mulai dari aturan mainnya dulu.
Beberapa tahun terakhir, Kerajaan Arab Saudi membuat gebrakan besar dalam visi 2030-nya. Salah satu yang paling melegakan adalah Izin Umroh bagi Wanita Tanpa Mahram. Ulama-ulama kontemporer dan otoritas Saudi sepakat bahwa syarat keamanan (amanah) adalah kunci. Selama wanita tersebut pergi bersama rombongan yang terpercaya (niswah tsiqah), maka hukumnya diperbolehkan.
Jadi, secara legalitas dan syariat, gembok itu sudah terbuka, Sist! Paspor dan Visa umroh wanita kini bisa terbit tanpa harus melampirkan surat izin mahram atau buku nikah (kecuali kasus tertentu). Ini adalah kesempatan emas. Allah seolah berkata: “Datanglah hamba-Ku, tidak ada lagi alasan untuk menunda.”
2. Ketakutan #1: “Nanti Kalau Saya Diganggu Orang Jahat Gimana?”
Ini ketakutan manusiawi. Kita biasa hidup di Jabodetabek di mana pulang malam sedikit saja was-was begal atau catcalling.
Tapi percayalah, Tanah Suci itu beda frekuensinya. Keamanan di Mekkah dan Madinah saat ini bisa dibilang Super Maximum Security.
-
CCTV di Tiap Sudut: Hampir tidak ada blind spot di area Masjidil Haram dan Nabawi. Semua terpantau.
-
Askar (Polisi) yang Tegas: Polisi Arab Saudi sangat protektif terhadap jamaah wanita. Jika ada laki-laki yang berani macam-macam, hukumannya sangat berat dan langsung ditindak di tempat.
-
Budaya Menghormati Wanita: Di sana, wanita sangat dimuliakan. Bahkan di bus umum atau lift, laki-laki akan otomatis menyingkir atau memberi jalan buat wanita.
Baca juga: Membuka Pintu-Pintu Rezeki Sebagai Sumber Dana Untuk Umroh
Banyak testimoni Akhwat Depok yang berangkat sendiri, mereka takjub karena bisa berjalan kaki dari hotel ke masjid jam 2 pagi untuk Tahajud dengan perasaan Sangat Aman. Tidak ada rasa takut seperti jalan di gang sepi di Depok. Di sana, jam 3 pagi pun suasana hidup dan terang benderang.
3. Ketakutan #2: “Saya Takut Nyasar dan Kesepian”
“Oke aman, tapi kalau saya nyasar? Atau kalau saya sakit di kamar sendirian?”
Nah, di sinilah pentingnya memilih Travel yang Paham Wanita, seperti AsarTour. Konsep kami untuk Solo Female Traveler bukan membiarkan Anda jalan sendiri kayak backpacker. Bukan.
Kami Carikan “Saudara Baru” (Roommate System) Saat mendaftar sendiri, kami tidak akan menempatkan Anda di kamar sendirian (kecuali request khusus bayar single). Kami akan melakukan match-making (pencocokan). Kami akan menempatkan Anda sekamar dengan 2 atau 3 jamaah wanita lain yang juga berangkat sendiri, atau yang satu frekuensi.
Apa yang terjadi? Keajaiban!
-
Dari yang tadinya “Orang Asing”, dalam 2 hari berubah jadi “Saudara Dunia Akhirat”.
-
Kalian akan ke masjid bareng, saling tunggu saat wudhu, saling mengingatkan makan, dan saling memijat kaki saat pegal habis Sa’i.
-
Banyak alumni jamaah AsarTour yang awalnya berangkat solo, pulangnya malah jadi sahabat karib, sering arisan bareng atau main ke rumah di Depok.
Jadi, Anda berangkat sendiri, tapi di sana Anda punya keluarga baru.
4. Keistimewaan,Ada “Muthawifgah” atau Pembimbing Wanita
Ini fasilitas yang sering luput diperhatikan, padahal krusial. Kebanyakan travel hanya menyediakan Ustadz (Laki-laki). Masalahnya, Ustadz tidak bisa masuk ke area Raudhah Wanita. Ustadz tidak bisa masuk ke kamar Ibu-ibu kalau ada masalah privasi. Ustadz kadang sungkan kalau ditanya detail soal haid/istihadhah.
Di AsarTour, kami memahami sensitivitas ini. Kami menyediakan Muthawifgah atau tim pendamping wanita.
-
Siapa yang membimbing masuk Raudhah yang antreannya luar biasa itu? Muthawifgah.
-
Siapa yang diajak curhat kalau tiba-tiba dapat “tamu bulanan” pas mau Umroh Wajib? Muthawifgah.
-
Mereka adalah sosok “Kakak” atau “Ibu” yang siap menggandeng tangan Anda.
5. Kesempatan “Me Time” Terbaik dengan Sang Pencipta
Justru, ada hikmah besar berangkat sendiri tanpa suami atau anak. Ini adalah momen Spiritual Me Time.
Kalau bawa anak, pikiran terpecah mengurus makan anak. Kalau sama suami, kadang harus melayani kebutuhan suami. Tapi kalau sendiri? Waktu Anda 100% milik Allah.
-
Anda bisa itikaf berjam-jam tanpa ada yang menelepon “Kapan pulang?”.
-
Anda bisa menangis sepuasnya di depan Ka’bah menumpahkan semua beban peran ganda Anda sebagai wanita karir/ibu rumah tangga.
-
Anda bisa belanja oleh-oleh di Pasar Madinah dengan puas tanpa ada yang buru-buru mengajak pulang.
Baca juga: Apa Bedanya Paket Umroh Reguler vs VIP? Cek Akomodasi dan Fasilitasnya!
Pulang dari sana, Anda akan kembali menjadi Ibu yang lebih sabar, Istri yang lebih qanaah, dan Wanita yang lebih tangguh. Baterai hati Anda terisi penuh.
Jangan Tunggu “Nanti”
Saudariku, Akhwat Depok yang dirahmati Allah,
Jika rezeki itu ada, dan kesehatan itu ada, jangan jadikan “nggak ada teman” sebagai alasan menolak panggilan Allah. Allah adalah sebaik-baik teman perjalanan (As-Sahib fis-Safar).
Di AsarTour.com travel umroh, kami siap menyambut Anda. Kami sudah biasa menangani ratusan jamaah wanita yang berangkat solo. Kami jaga privasinya, kami pastikan keamanannya, dan kami fasilitasi persaudaraannya.
Jangan takut melangkah. Niatkan bismillah. Siapa tahu, keberanian Anda melangkah sendiri ini adalah jalan menuju doa-doa yang selama ini Anda langitkan.
Mau Curhat Dulu? Boleh Banget! Masih ragu? Yuk, ngobrol sama tim konsultan wanita kami. Tanya-tanya soal siapa teman sekamarnya nanti, atau soal teknis fiqih wanita. Kami siap mendengarkan. Cek paket umroh khusus akhwat/umum di AsarTour.com atau mampir ke kantor kami.





